Jam 8 tepat Alhamdulillah sampai di Direktorat Ditbang, Gedung Annex-ITB.
Berbincang2 sejenak sambil mengembalikan GPS yg kemarin dipinjam untuk survey bareng Intan, Resa, Tya, Pak Nana.
Alhamdulillah, kembali dapet pencerahan otak melepas kegalauan yg sempet juga tadi malam melanda, sampai harus merepotkan Leyso dan Kiki via sms.
—
Usai dari sana, yg tadinya mau langsung balik ke kosan lanjut revisi laporan, malah jadinya terus ke arah Tubagus.
Hari udah agak menjelang siang, lumayan laper karena paginya juga belum sarapan sama sekali.
Jadilah makan di Kantin AA Tubagus Ismail Raya, yg pada akhirnya ada yg menemani.
—
Stengah jam kemudian sampai di kosan.
Ketemu Kak Okta, berbincang sejenak.
Dan… HP switched off.
—
Sendiri.
Di kamar kosan. Membuka laptop dan memulai pekerjaan merevisi.
Lagi dan lagi.
Target selesai hari ini juga dan nggak ada revisi2 lagi.
—
Backsound Katy Perry. Tapi tiba2 air mata menetes lagi.
Ada perasaan kuat dan keinginan kuat untuk ingin ‘segera’.
Tapi…kepentok, kehalang sama tembok besar.
Sedih bercampur haru, mengingat rencana2.
Ya, kurang-lebih 1 tahun itu…..sebentar loh.
Bukan. Bukan tidak sabar.
Sabar kok. Amat-sangat sabar.
Mengingat masih pengen maiiiiin aja kerjaannya di kampus.
Tapi, kenapa hati selalu enggak tenang.
Sementara ada 2 kerjaan besar yg harus segera diselesaikan dan dilaksanakan.
Entah deh.
Kenapa amat-sangat cengeng. Padahal udah memutar lagu non-galau2-an.
Tetep aja air mata netes, dan netes lagi.
Antara haru, seneneg, deg2-an, takut, sedih, emosional, kesal, marah, bercampur-aduk.
—
Lanjut mengetik.
—
Sahabatku yg dimuliakan Allah, setiap air mata yg Anda teteskan karena ditimpa cobaan akan digantikan oleh Allah dg pahala & kebahagiaan yg besar, asalkan Anda sabar & tawakal menerima apa yg telah menjadi kehendak-Nya.
“Janganlah kamu bersikap lemah & jangan pula kamu bersedih hati. Padahal kamulah orang2 yg paling tinggi derajatnya, jika kamu orang2 yg beriman.” (QS. Ali-Imran : 139) -Muhamad Agus Syafii-
sumber : Mukjizat Sholat Dan Doa
Bandung,
26 Januari 2012
Cisitu Baru 1
