Seminar ini diselenggarain oleh Tim Dokter Muda Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Bertempat di Gedung Pendidikan RS Dr. Hasan Sadikin. Sabtu lalu tanggal 17 Desember 2011 yg dimulai jam 8 pagi sampai jam 1.45 pm kurang lebih.
Bertujuan bagi mereka untuk pengetahuan dasar yg harus diketahui sebelum pernikahan itu diselenggarakan. Apa salahnya kita tahu jauh2 hari bukan..?
“..karena kita tidak pernah tahu kapan jodoh kita datang..”
Awalnya gw ga tau nih ada acara ini kalo bukan karena Intan yg nge-sms jauh2 hari itu. Hehe.
Senengnya di sini gw ketemu sama adek kelas di Krida angkatan 12, Gita. Udah gitu gw terkesima ama moderatornya yg super cantik yg berprestasi gitu deh di FK-UnPad, dan ternyata adalah Teh Monik, angkatan 9! Wew. Hehe. Jadi agak2 reunian gt deh.
Di sini gw jg kenalan sama mahasiswi FK- Maranatha, Regina. Juga mahasiswi Kimia-UPI, Sari.
Mayoritas yg hadir yg gw lihat adalah kaum hawa 80% dan 20% kaum adam. Hampir 80% dari 80% wanita yg hadir adalah berjilbab.
Now cekidot apa aja sih materinya? Hehe. Tulisan ini ga bertujuan ke hal2 yg negatif loh. Tp ilmu tentang kesehatan manusia.
1. Memahami Reproduksi Manusia
Materi pertama disampaikan oleh dr. Hartanto Bayuaji, SpOG. Dalam materi ini, kita diberi ilmu tentang reproduksi laki-laki dan perempuan. Kemudian bagaimana manusia tercipta, dg dijelaskan bagaimana pertemuan sel sperma dan sel telur. (kayak Biologi SMA bgt yaa? hehe)
Kenapa kita harus memahami reproduksi manusia? Menurut penuturan beliau, tujuannya antara lain:
- Terbentuk kehidupan reproduksi yang sehat
- Sehat dalam “bingkai” perniahan
- Bebas dari segala hal yg tidak diinginkan, misalnya Sex Before Married alias hamil di luar nikah, dll.
Beberapa hal penting dari reproduksi Wanita:
Anatomi I : genitalia eksternal
Secara umum alat reproduksi wanita ini serba berada di “dalam” tidak nampak dari luar. Hal penting yg harus kita tahu yg berkaitan adalah menstruasi, ovulasi/masa subur, kehamilan.
Dalam keadaan normal, siklus menstruasi untuk seorang wanita adalah antara 21-35 hari. Dan rata2nya adalah 26-28 hari. Sesungguhnya siklus menstruasi ini dipengaruhi juga oleh kegiatan otak. Oleh karena itu bila dalam keadaan stress atau tegang, bisa saja tamu bulanan dapat datang terlambat.
Anatomi II : rahim, indung telur, saluran telur
Yg termasuk ke dalam anatomi ini adalah rahim, indung telur, saluran telur. Kondisi yg berada pada rahim ini sangat dipengarhui oleh hormon estrogen dan progesteron.
Anatomi III : payudara
Payudara sangat penting bagi seorang wanita. Terutama untuk bayi kita yg telah lahir. Kandungan yg berada di dalam ASI akan sesuai dg usia bayi kita.
Sebagai contoh: apabila ada bayi prematur lahir 7 bulan, ASI akan mengandung paling banyak protein hingga bulan ke-9 dimana sang bayi seharusnya baru keluar dari rahim. Nanti setelah usia 9 bulan ke atas, kandungan ASI akan sesuai embali dg kondisi yg dibutuhkan pada sang bayi.. Subhanallah sekali bukan..?
Hal terpenting jg adalah untuk selalu menjaga kesehatan payudara.
Dan…ketika payudara sehat, dapat mendukung keharmonisan dalam kehidupan rumah-tangga loh. Hehe.
Hal penting dari reproduksi Pria :
Tentunya dapat terlihat dg jelas dari luar.
Hal terpenting salah satunya adalah sperma. Sel sperma ini dihasilkan oleh kedua buah testis.
Mengapa di luar, dan tidak di dalam seperti pada wanita? Karena ternyata temperatur dalam produksi sperma harus kurang dari temperatur badan. Misal: Tbadan adalah 36oC, maka Tsperma adalah 35oC.
Mengapa kehamilan terjadi?
Tentunya sudah jelas, karena bertemunya sel sperma dg sel telur.
Jumlah sperma normal adalah 20jt – 40jt yg menuju rahim untuk menggapai sebuah sel telur.
Saat alat kelamin pria sudah berada di dalam alat kelamin wanita, saat keluarnya 20jt – 40jt sel sperma tersebut, hanya 5000 – 10000an yang sampai ke sel telur. Dan dalam keadaan normal, hanya 1 yg bisa membuahi sel telur.
Bila sel telur telah menerima 1 sel sperma, maka ia akan membentuk sebuah perlindungan pada dindingnya agar tidak menerima sel sperma lainnya. Begitu..
Sel sperma ini berenang di dalam rahim dalam kurun waktu hingga 3 hari untuk mencari sel telur. Setelah itu sel sperma ini mati.
Sperma seorang pria dapat diperiksa secara klinis pada saat sebelum menikah, untuk mengetahui kualitas spermanya.
Bayi di dalam rahim, pada usia > 24 minggu, telah memiliki indra yg baik. Oleh karena itu, pada usia kehamilan ini, sangat baik untuk sang ibu maupun ayah memberikan input2 suara2 yg baik. Seperti ngaji, sholawatan, atau bahkan dg musik klasik.
Sangat penting untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan alat reproduksi wanita dan pria!
2. Konseling Pra-Konsepsi
Materi kedua ini disampaikan oleh dr. Dini Hidayat, SpOG, MKes. Tujuannya agar kita memahami konsep konseling prakonsepsi, aspek-aspe pentingnya, dan memahami perlunya konseling prakonsepsi.
Konseling prakonsepsi dapat diartikan sebagai serangkaian intevensi yg bertujuan untuk mengidentifikasi dan memodifikasi risiko biomedis, perilaku, dan sosial pada kesehatan seorang wanita melalui upaya pencegahan dan manajemen.
Ribet ya? Maksudnya teh, intinya pengecekan kesehatan fisik wanita maupun pria yg berhubungan dg reproduksi.
Buat cewek itu penting!
Beberapa tujuan konseling prakonsepsi:
- Meningkatkan pengetahuan, sikap, da perilaku wanita yg berkaitan dg kesehatan prakonsepsi
- Meyakinkan bahwa seluruh wanita usia reproduktif menerima konseling prakonsepsi yg memungkinkan mereka memasuki kehamilan secara optimal
- Mengurangi risiko yg ditunjukkan dari hasil kehamilan lalu yg kurang baik melalui penanganan interkonsepsi
- Mengurangi kejadian luaran kehamilan yg tdak diinginkan
(GA berlaku buat yg “duluan” yaaa. hehehe)
Beberapa kendala:
Masalah kesehatan amat luas, yg dipengarhui beberapa aspek penting:
- Usia
- Diet dan berat badan
- Gaya hidup
- Lingkungan
- Kondisi medis tertentu
- Imunisasi
Konseling Prakonsepsi dilakukan melalui :
- Wawancara
- Pemeriksaan Fisik
- Pemeriksaan penunjang
Dalam pemeriksaan fisik, untuk wanita antara lain dapat meliputi USG, tes darah, kondisi sel telur, dll. Untuk pria, cukup 1, yaitu tes sperma yg meliputi jumlah sel sperma, kondisi ekor, kondisi kepala, kecepatan sel sperma saat berenang.
“..bila telah saling mengetahui kondisi riwayat kesehatan masing-masing calon, apakah akan tetap menikahinya bila ada ‘apa2′?..” – na’udzubilahimindzalik…semoga kita selalu dalam kondisi yg baik yaa. Amin.
Aspek USIA:
Usia normal reproduksi wanita 20-35 tahun.
Bila di bawah 20 thn, ditakutkan terjadi hal2 yg tidak diinginkan, seperti:
- pertumbuhan janin terhambat
- kelahiran prematur
- peningkatan kematian bayi
- penyakit menular seksual
- anemia
Bila di atas 35 thn, ditakutkan:
- hipertensi
- diabetes
- gangguan profil lemak
- pertumbuhan janin terhambat
- cacat bawaan
Aspek DIET & BERAT BADAN:
Indeks massa tubuh = berat badan (kg) / (tinggi badan dalam meter)^2
- Normal, IMT < 25
- Berat badan berlebih, IMT 25 – 29,9
- Obesitas, IMT > 30
Aspek DIET-ASAM FOLAT (persiapan kehamilan):
- Wanita yg memiliki riwayat melahirkan bayi dg cacat susunan saraf pusat dianjurkan untuk mengkonsumsi asam folat dalam takaran yg lebih tinggi. Pd golongan ini dianjurkan mengkonsumsi 4 mg asam folat sehari, mulai dari sebulan sebelum hingga 3 bulan pertama kehamilan.
- Normal 400 mikrogram asam folat per hari
- Dalam sayuran hijau, buah-buahan, kacang-kacangan. Namun kini, sudah terdapat dalam bentuk obat dan susu.
Aspek LINGKUNGAN:
Meliputi lingkungan kerja. Takut ada paparan dalam lingkungan kerja. Misalnya oleh zat kimia.
Aspek ALKOHOL, NIKOTIN, NARKOTIKA:
Selain itu, kebiasaan hidup seperti minum alkohol, mengkonsumsi obat2an terlarang, dan merokok dapat mempengaruhi kondisi janin. Tidak hanya itu, kualitas sperma pun dipengaruhi oleh ketiga aspek tersebut.
Jadi, bagaimana bila pasangan Anda memiliki riwayat dari ketiga hal tersebut? Masihkah Anda untuk tetap menikahinya?
(tp kan cinta…giman donk, hehe. itu pilihan Anda)
Aspek KONDISI MEDIS TERTENTU:
Sebagai contoh untuk mengetahui riwayat penyakit yg ada dalam keluarga maupun pasangan.
Seperti skrining beberapa penyakit keturunan, seperti leukimia, thalasemia, diabetes melitus, dll.
Namun, dalam aspek kondisi medis tertentu ini dapat diupayakan dikenali sebelum kehamilan, kemudian terdapat upaya promotif dan preventif.
“Keterbukaan dan kerjasama dari pasangan amat membantu dalam mencapai hasil konseling yg baik”
“Konseling prakonsepsi merupakan upaya preventif dan promotif dalam upaya mendapatkan hasil reproduksi yg optimal”
..benarkah Anda telah siap menikah?..
3. Understanding Love and Marriage
Dalam materi ketiga ini disampaikan oleh dr. Teddy Hidayat, SpKJ, seorang psikiater ahli kejiwaan.
Love …
- perasaan, mudah berubah
- remaja, loyang disepuh emas (masih labil, merasa udah paling cocok, padahal sebenarnya belum. biasanya pada usia SMP – SMA)
- harus dipupuk dan dipelihara, tidak disiram mati, demikian pula bila terlalu banyak dipupuk akan mati juga
Date …
Date ringan secara bijaksana itu diperlukan. Tergantung bagaimana spiritual masing-masing orang.
Akan sangat lebih baik mengenal calon suami/istri sebelum pernikahan itu diselenggarakan.
Banyak pasangan patah hati dan hidupnya hancur karena terlalu cepat mengatakan “i love you”.
True Love
Bila sudah:
- Memberi kepuasan, ketentraman, dan perkembangan dari KU = MU. (Kebersamaan selaras sejalan itu sangat penting!)
- Merubah hidup, memberi kebebasan, dan tidak menjadi orang lain. (Jadilah dirimu apa adanya. Kembangkan kemampuan yg dimiliki diri. Kurangi sifat2 buruk yg dapat merusak suatu keharmonisan rumah tangga.)
- Berani mengungkapkan pikiran, perasaan, dan ketidak-cocokan. (Tidak menyembunyikan perasaan tidak suka akan suatu sifat pasangan. Kompromikan segala hal dg diskusi yg baik. Komunikasi berjalan lancar.)
Apa yang membuat Pria dan Wanita saling tertarik?
- Kejujuran dan apa adanya. Lebih menarik dari pura-pura.
- Percaya diri, santai, dan rileks. Lebih berharga dari materi atau wajah.
- Daya tarik yg kuat: penampilan, kecerdasan, pengertian, gaul dan humor, gairah hidup dan excietment.
Cinta Suci —> Ikatan abadi, taruhan hidup, sahabat selamanya.
Tidak seperti ujung bollpoint, bila butuh baru dikeluarkan, bila tidak butuh dimasukkan kembali/ditutup oleh tutupnya.
> Pria lebih melekat pada Ibu, dan menggunakannya sbg role model (gold standards dalam memilih istri)
> Wanita menjadikan ayah sbg ukuran dalam menentukan suami
Penyebab Masalah
Rata-rata penyebab alasan orang-orang memerlukan untuk Divorce (na’udzubillahimindzalik):
- Masalah kedewasaan pasangan
- Saya tidak tahu kalau ………. (bla bla bla)
- Pembohong dan tidak jujur
- Masalah kepribadian yg serius (spt seorang pria yg tidak mampu melupakan kenangan terhadap ex-nya)
Wanita dan Pria harus seimbang!
Bila dituliskan dalam persamaan Husband Power dan Wife Power:
Husband Power = 50% dan Wife Power = 50% —> Kondisi yg sangat baik.
Husband Power = 55% dan Wife Power = 45% —> Kondisi stabil
Husband Power = 45% dan Wife Power = 55% —> Kondisi stabil
Di luar angka itu, kondisi sudah sangat berbahaya.
Oleh karena itu, misalnya:
Hey Wanita, bila kamu di kantor punya posisi bagus seperti seorang bos, saat pulang ke rumah kondisikan dirimu adalah seorang istri, bukan atasan.
Kebutuhan dasar suami dan istri:
Istri: (untuk calon suami harus paham nih)
- affection, conversation, kejujuran-keterbuaan
- perhatian
- waktu untuk ngobrol
- keterbukaan
- financial support —> keuangan keluarga sangat penting
- family commitment —> bertanggung-jawab terhadap keluarganya!
Suami: (untuk perempuan wajib tau nih)
- SEX! wew. terkejut bukan? Yep. Otak pria dan wanita sungguh jauh berbeda. Untuk kebutuhan yg 1 ini, pastinya harus terpenuhi sepanjang hidupnya. Kata beliau, makanya baik2lah wanita untuk selalu menjaga penampilan. Misalnya setelah melahirkan sekalipun. Memang, fisik tidaklah utama. Tp apa salahnya menyenangkan suami bukan? ![]()
Di dalam suatu penelitian menyebutkan bahwa, “..tidaklah penting seorang istri ini bisa memasak, bila kebutuhan 1 ini tidak dapat terpenuhi..”:D
Terkadang alasan perpecahan rumah-tangga dapat disebabkan oleh hal ini, bila tidak terpenuhi. Dan hal ini kembali ke dalam kondisi spiritual masing-masing orang.
- Rekreasi. Terkadang pria ini butuh waktu untuk berekreasi, atau berjalan2 ke suatu tempat.
- Pasangan atraktif.
- Domestic support. Misalnya dalam perawatan kebutuhan rumah tangga.
- Administrasi. Misalnya dalam pengelolaan keuangan keluarga.
Kiat menjadi suami yg menarik bagi sitri:
- Katakan cinta pada istri setiap hari dg kata-kata, bunga, peluk, cium. (Namun bila jarang dilakukan, dan tiba2 hal ini dilakukan, boleh patut dipertanyakan. Apakah ada suatu affair?)
- Sediakan waktu dan perhatian untuk berbincang dg istri.
“I had some words with my wife, and she had some paragraphs with me,” – Sigmund Freud
Itulah pengorbanan. Begitu kata dokter. ![]()
- Jujur dan terbuka, jangan ada yg suatu saat nanti membuat istri terkejut. Misal terdapat suatu masalah yg dipendam lamaaa sekali, dan akhirnya “meledak” untuk istri.
- Tanggung jawab membiayai keluarga, meski istri bekerja.
- Sediakan waktu dan energi untuk mengasuh dan mendidik anak.
Kiat menjadi Istri yg menarik bagi suami:
- Jadilah pasangan yg menyenangkan dan menggairahkan dalam hubungan suami-istri. Jangan malu membahas dan belajar memenuhinya sehingga dapat dinikmati bersama.
- Kembangan minat terhadap hobi dan kesenangan suami, nimati kebersamaan.
- Jaga penampilan, olahraga agar tetap bugar. Perhatikan gaya rambut, pakaian, dan rias muka, agar menarik perhatina suami.
- Perhatikan kerapihan, kenyamanan, dan hidangan dalam rumah.
- Hargai suami lebih dari siapapun, puji keberhasilannya, dan jaga harga dirinya (hindari kritik dan membanding-bandingkan)
Simulasi Materi 3: Become A Person You Love
Dalam simulasi materi 3, ini disampaikan oleh dr. Dian E. Setiawan ahli kejiwaan juga. Dalam sesi ini, terdapat simulasi seperti hipnotis dan perenungan terhadap orang-orang yg kita cintai seperti orang tua, keluarga, seseorang yg spesial, dll.
Beliau menyampaikan, bahwa kembangkanlah selalu daya tarik Anda. Jika Anda ingin dicintai, maka mencintailah.
And last…try to love your self 1st..
GENOGRAM
Genogram merupakan gambaran hubungan antar anggota keluarga + riwayat kesehatan.
Bentuknya seperti diagram silsilah keluarga.
Tujuan —> VISUALISASI pola penyakit keturunan & masalah psikologi.
Manfaat :
- Melihat resiko penyakit keturunan (seperti: darah tinggi, kencing manis, kanker, kelainan darah, dll)
- Melihat resiko gangguan psikologi yg diturunkan (seperti: skizophrenia, yaitu gangguan jiwa yg menetap)
Komponen Genogram:
Terdiri dari 3 generasi.
contoh:
Generasi 3 —> di mana saya dan saudara kandung berada
Generasi 2 —> di mana orang tua saya berada, beserta saudara2nya, alias paman-bibi saya
Generasi 1 —> kakek-nenek saya beserta saudara2nya
Dari setiap silsilah keluarga tersebut disebutkan setiap penyait yg diderita oleh tiap anggota keluarga.
Hal ini dapat dilakukan oleh masing-masing calon suami/sitri.
Agar dapat mengetahui resiko penyakit (misalnya bila ada) yg kira2 dapat diturunkan secara genetis kepada anak-anak pasangan tersebut.
———————————————————————————————————————
Wah, banyak juga ya materinya. Hehe.
Ini ngerangkum, tp tetep aja banyak yaa.. ![]()
Semoga bermanfaat bagi Anda-Anda yg telah siap menikah.
“..karena kita tidak pernah tahu kapan jodoh kita datang..”
sumber: materi seminar kesehatan pra-nikah “Will U Marry Me?”
–
Bandung, 18 Desember 2011
Cisitu Baru 1
